Jumat, 20 September 2013

Menanam Jagung

Beberapa hari ini anakku yg nomor 2 sering nyanyikan lagu ini, lagu menanam jagung ciptaan Ibu Sud. Berikut syair lagunya ;

Ayo kawan kita bersama
menanam jagung di kebun kita
ambil cangkulmu, ambil pangkurmu
kita bekerja tak jemu-jemu
cangkul, cangkul, cangkul yang dalam

tanah yang longgar jagung kutanam
beri pupuk supaya subur 

tanamkan benih dengan teratur
jagungnya besar lebat buahnya
tentu berguna bagi semua
cangkul, cangkul, aku gembira 

menanam jagung di kebun kita

Coba berkaca dari syair lagu diatas, agak menyentil juga ya (buat saya pribadi). karna semangat kerja saya yang mulai kendor, hal ini bukan karena hasil yang didapat tak sesuai, tapi lebih kepada rasa yang ingin selalu menemani anak-anak dirumah. Simalakama, pekerjaan ini tetap harus saya jalani beberapa bulan kedepan tapi disisi lain dorongan untuk mengasuh & membesarkan buah hati semakin kuat.

syair "kita bekerja tak jemu-jemu" merupakan penghiburan buat saya, karna memotivasi saya untuk tetap semangat bekerja, walau masih merasakan dilema diatas tadi.

Lebih dari itu lagu ini juga memberi sebuah pencerahan, untuk saya memulai sebuah usaha yang selanjutnya bisa membuat saya punya kegiatan selain mengasuh buah hati setelah resign nanti. 

mungkin agak berlebihan tapi kalo dari sudut pandang saya, bila kita memiliki usaha sendiri tentu kita tak akan jemu bekerja, karna semakin kita rajin semakin besar usaha kita. Semakin banyak kita menabur benih, semakin banyak kemungkinan benih yang tumbuh. Nah kalo sudah begitu pasti kita gembira, benih yg kita tuai kelak insyaALLAH berguna buat sesama.